Dua Santriwati SMP Babussalam Pekanbaru Ikuti Jambore Nasional XII 2026 di Jakarta
Khairunnisa Azzahra dan Sausan Atha Nafiah foto bersama Kepala SMP Babussalam Ustaz H Khoirul Fajri dan Ustaz Sopian AR.
RIAUEDUKASI.COM, PEKANBARU – Dua santriwati SMP Babussalam Pekanbaru mengikuti Jambore Nasional XII pada 13-25 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur. Kegiatan lima tahunan bagi Pramuka Penggalang ini dibuka bertepatan dengan Hari Pramuka ke-65.
Ini satu prestasi sekaligus kebanggaan bagi banyak pihak. Baik untuk santriwati, orang tua maupun SMP Babussalam dan Pondok Pesantren Babussalam Pekanbaru.
Mereka adalah Khairunnisa Azzahra dan Sausan Atha Nafiah. Keduanya merupakan santriwati kelas unggulan, tepatnya Excellent Class 9.3.
Saat ini, Azzahra dan Sausan juga sudah mencapai predikat sebagai Pramuka Garuda. Keduanya bagian dari 8 Pramuka Garuda yang dimiliki SMP Babussalam; 5 putra dan 3 putri.
Sebutan Pramuka Garuda merupakan pencapaian dan penghargaan tertinggi yang diberikan kepada seorang anggota muda Pramuka yang memiliki kecakapan tertinggi pada masing-masing golongan usianya; Siaga, Penggalang, Penegak, maupun Pandega.
“Selamat bagi ananda Azzahra dan Sausan. Semoga menjadi pengalaman berharga bagi keduanya, bisa menambah wawasan, memperkuat persahabatan, dan membawa nama baik kwarran, kwarcab dan SMP Babussalam Pekanbaru,” ungkap Ustaz H Khoirul Fajri Lc MH, Kepala SMP Babussalam kepada Riauedukasi.com, Rabu (19/8/2026).
Dijelaskan Ustaz Khoirul Fajri, mereka terpilih mewakili SMP yang berada di wilayah Kecamatan Tuah Madani. Sekaligus Azzahra dan Sausan juga bagian dari Kontingen Pramuka Kwarcab Kota Pekanbaru sekaligus Provinsi Riau.
Kontingen Pramuka Pekanbaru berjumlah 120 orang. Rincian peserta inti: 64 Pramuka Penggalang (terdiri dari 4 regu putra sebanyak 32 orang dan 4 regu putri sebanyak 32 orang).
Lalu, pembina pendamping: 8 orang (4 pembina putra dan 4 pembina putri). Pimpinan kontingen: 2 orang (1 pimpinan putra dan 1 pimpinan putri). Selebihnya tim pendukung yang terdiri atas staf pendukung, tim medis, dan panitia kontingen cabang.
Pihak sekolah melepas Azzahra dan Sausan dalam momen acara rutin pekanan yang bertajuk Jumat Mubarokah pada 31 Juli lalu. Selain sagu hati juga diberikan dukungan moril lewat doa bersama dalam kesempatan itu.***










