MILAD 69 PROVINSI RIAU

290 Asrama Ponpes Syekh Burhanuddin Kampar Terbakar, Santri Mengungsi di Tenda Darurat

Kampar Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:12 WIB
290 Asrama Ponpes Syekh Burhanuddin Kampar Terbakar, Santri Mengungsi di Tenda Darurat

Bupati Kampar Ahmad Yuzar berbincang dengan pimpinan pondok di dekat lokasi asrama yang terbakar.

RIAUEDUKASI.COM, KAMPAR KIRI – Saat ini, ratusan santri Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu terpaksa tinggal di tenda-tenda darurat. Ini setelah 290 unit asrama berukuran sekitar 2x2 meter milik pondok yang berada di Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Riau, hangus terbakar.

Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran yang terjadi pada Senin (10/8/2026) malam  itu. Abuya Ahmad Junaidi SH selaku pimpinan Ponpes Syekh Burhanuddin Kuntu mengatakan, ketika kebakaran terjadi mereka sedang mengikuti kegiatan di masjid.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Saat kebakaran terjadi, para santri sedang melaksanakan kegiatan di masjid,” ungkap Abuya Ahmad Junaidi Rabu (12/8/2026).

Untuk sementara, tenda darurat didirikan di lingkungan pesantren. Tempat tersebut menjadi salah satu fasilitas penampungan bagi santri yang kehilangan ruang tinggal.

BANNER SPMB SD BABUSSALAM

Pemerintah Kabupaten Kampar sudah menyalurkan berbagai kebutuhan dasar. Mulai dari makanan siap saji, lauk-pauk, beras, kasur, selimut hingga pakaian layak pakai.

Sebanyak 100 box hygiene kit turut disalurkan untuk menunjang kebutuhan pribadi para santri.

Bupati Kampar Ahmad Yuzar yang meninjau lokasi kebakaran mengatakan, kebutuhan para santri menjadi hal yang perlu segera diperhatikan setelah musibah tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kampar, kami menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah kebakaran yang terjadi di Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin. Setiap musibah pasti ada hikmahnya. Yang terpenting saat ini adalah memastikan kebutuhan para santri terpenuhi,” ujar Ahmad Yuzar.

Menurutnya, bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu para santri menjalani aktivitas sehari-hari selama kondisi pesantren masih dalam tahap pemulihan.

“Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat mengurangi beban para santri serta keluarga besar Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin. Pemerintah Kabupaten Kampar akan terus berupaya memberikan dukungan dalam penanganan pascabencana ini,” tambahnya.

Abuya menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, keberadaan tenda darurat dan bantuan kebutuhan pokok sangat berarti bagi para santri yang kini harus menjalani aktivitas dengan kondisi tempat tinggal yang terbatas.

Di tengah kondisi tersebut, kegiatan para santri tetap harus berjalan. Mereka kini tidak hanya kehilangan tempat untuk beristirahat, tetapi juga harus menyesuaikan keseharian dengan ruang yang tersedia.

Pemkab Kampar melalui BPBD dan Dinas Sosial terus memberikan dukungan untuk kebutuhan sementara para santri terdampak.***

Editor : Zulkifli Ali