BANNER HARDIKNAS 2026

Prosesi Wisuda Ke-30 Umri “Alumni Berkarakter dan Berdampak"

Rektor Sebut Alumni Duta Umri di Panggung Dunia dan Ingatkan Jasa Orang Tua

Siak Minggu, 10 Mei 2026 - 23:24 WIB
Rektor Sebut Alumni Duta Umri di Panggung Dunia dan Ingatkan Jasa Orang Tua

Suasana wisuda ke-30 di Kampus Utama Umri di Jalan Tuanku Tambusai.

RIAUEDUKASI.COM, PEKANBARU - Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), Dr H Saidul Amin MA mengangkat tema “Alumni Berkarakter dan Berdampak, Umri Unggul Mencerahkan Semesta” dalam sambutan prosesi Wisuda Ke-30, Sabtu (9/5/2026). Ia menegaskan bahwa karakter merupakan fondasi utama yang menentukan kualitas seseorang.

“Setelah meninggalkan pintu gerbang kampus ini, ananda semua adalah duta Umri di panggung dunia. Melalui karya dan kontribusi yang diberikan, nama Umri turut dipertaruhkan,” ujar Dr Saidul Amin di hadapan para wisudawan.

Prosesi berlangsung dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Ke-30 Program Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma Tiga Tahun Akademik 2025/2026 di kampus utama Jl Tuanku Tambusai, Pekanbaru. Periode Mei 2026 ini, Umri meluluskan sebanyak 418 wisudawan dan wisudawati yang berasal dari delapan fakultas dan Sekolah Pascasarjana. 

Wisuda kali ini juga mencerminkan keberagaman yang harmonis, dengan hadirnya 24 lulusan beragama Protestan dan dua lulusan beragama Katolik di tengah mayoritas lulusan Muslim. Kehadiran lulusan lintas agama tersebut menjadi gambaran suasana akademik Umri yang inklusif serta menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan toleransi.

BANNER HADIS NABI

Rektor menambahkan, Umri terus berupaya menghadirkan nilai rahmatan lil ‘alamin dengan tidak hanya mencetak lulusan yang unggul secara akademik. Tetapi juga pribadi yang mampu memberi makna, menghadirkan manfaat, dan menjadi bagian dari solusi bagi umat, bangsa, dan semesta tanpa memandang latar belakang.

“Di tengah era globalisasi dan transformasi digital yang semakin kompetitif, kompetensi akademik saja tidak cukup. Dunia membutuhkan inovasi, integritas, dan nilai yang mampu bergerak melintasi batas geografis,” tuturnya.

Rektor juga mengingatkan para lulusan agar senantiasa menghormati dan membalas jasa orang tua yang telah berjuang serta mendoakan keberhasilan mereka hingga mencapai titik kelulusan.

Pada kesempatan itu, Rektor turut menyampaikan berbagai capaian strategis. Jelang Milad ke-18 bulan Juni mendatang, saat ini Umri telah memiliki dua Guru Besar, yakni Prof Ir Ahmad Kafrawi Nasution MT PhD di bidang Biomaterial dan Prof Dr Jufrizal Syahri MSi di bidang Ilmu Kimia Organik.

Selain itu, Umri juga tengah merampungkan pembangunan Gedung Mahmud Marzuki Tower (MMT) setinggi sembilan lantai dengan nilai pembangunan sekitar Rp72 miliar yang berasal dari wakaf dan infak kolektif.

“Ke depan, Umri juga merencanakan pembangunan rumah sakit pendidikan, perpustakaan modern bertaraf internasional, dan auditorium sebagai upaya memperkuat posisi kampus unggul dan berkemajuan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau, Dr H Hendri Sayuti MAg menegaskan komitmen Muhammadiyah dalam memberikan layanan pendidikan yang adil dan terbuka bagi seluruh kalangan.

“Bagi Muhammadiyah, ini merupakan komitmen yang serius. Tanpa melihat latar belakang, Muhammadiyah akan memberikan pelayanan pendidikan secara adil kepada siapa pun yang belajar di amal usaha Muhammadiyah,” tegasnya.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XVII, Dr H Nopriadi SKM MKes menyampaikan apresiasinya atas perkembangan pesat Umri yang kini memiliki lebih dari 15 ribu mahasiswa.

“Umri telah mendapatkan kepercayaan besar dari masyarakat, baik di Riau, luar daerah, maupun luar negeri. Saat ini Umri telah meraih akreditasi ‘Baik Sekali’, dan kami mendorong agar pada periode mendatang Umri mampu meraih akreditasi ‘Unggul’ serta rekognisi internasional,” ungkapnya.

Apresiasi juga disampaikan Koordinator Kopertais Wilayah XII Riau-Kepri, Prof Dr Hj Leny Nofianti MS SE MSi Ak CA, kepada para dosen yang telah mendampingi mahasiswa dalam proses pendidikan dan penelitian.

“Kami mengimbau agar para dosen terus meningkatkan capaian akademik dan jabatan fungsional. Kepada para wisudawan, kami ucapkan tahniah atas capaian hari ini yang tentu diraih melalui perjuangan yang tidak mudah,” ujarnya.

Wisuda ke-30 Umri turut menghadirkan Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Dr Hanif Faisol Nurofiq SHut MP, yang menyampaikan orasi ilmiah bertema “Indonesia Menuju Kemandirian, Kedaulatan, dan Ketahanan Pangan”.

Dalam paparannya, Dr Hanif memaparkan data terbaru terkait indeks ketahanan pangan negara-negara ASEAN. Indonesia disebut berada pada posisi strategis dengan skor ketahanan pangan sebesar 60,2 berdasarkan Global Food Security Index 2022.

“Indonesia berhasil mencatatkan skor yang menempatkannya di atas beberapa negara tetangga seperti Thailand dan Filipina,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa Indonesia memiliki modal besar untuk menjadi bangsa unggul melalui posisi geografis strategis, kekayaan sumber daya alam, serta bonus demografi yang dimiliki.

“Dengan potensi tersebut, Indonesia optimistis mampu mewujudkan kemandirian pangan dan menjadi bagian dari solusi krisis pangan global,” pungkasnya.

Momentum Wisuda ke-30 ini sekaligus menegaskan komitmen Umri untuk terus tumbuh sebagai perguruan tinggi unggul dan berdampak yang tidak hanya mencetak lulusan berkualitas. Tetapi juga menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan peradaban, sejalan dengan visi “Umri Unggul Mencerahkan Semesta”.***
 

Editor : Zulkifli Ali