TAHUN ISLAM 1448 H

MDTU As Salam Gelar Khataman dan Wisuda Angkatan XV, Lulusannya Banyak yang Berhasil

Pekanbaru Selasa, 23 Juni 2026 - 15:12 WIB
MDTU As Salam Gelar Khataman dan Wisuda Angkatan XV, Lulusannya Banyak yang Berhasil

Kolase foto kegiatan wisuda santri MDTU As Salam, Pekanbaru.

RIAUEDUKASI.COM, PEKANBARU – Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula (MDTU) As Salam Pekanbaru menggelar khataman dan wisuda 10 santrinya. Wisuda Angkatan XV ini berlangsung pada Ahad (21/6/2026) di Masjid As Salam.

Hadir pada kesempatan tersebut Ketua Yayasan Masjid As Salam Dr H Zailani MAg, Dr Non Syafriafdi SPd MPd selaku Ketua DKM Masjid As Salam, Koordinator Pendidikan DKM Masjid As Salam Endria Erman SSi, dan Ustaz Rinaldi SE Sy sebagai Kepala MDTU As Salam.

mdtu-as-salam1

Tokoh lainnya seperti Imam Masjid As Salam Ustaz Drs H M Nur Burhan, Juli M Nur SPd, Zulfah Pohan, Azwar Efendi SSos, Ketua RW 16 Hengky Saputra, Ketua 28 Wahyudi beserta sejumlah pengurus, dan tokoh masyarakat lainnya.

BANNER SPMB SD BABUSSALAM

Tentu saja tak ketinggal bapak ibu orang tua santri, ustaz ustazah MDTU beserta jemaah masjid.

Dijelaskan Ustaz Rinaldi, sekolah pendidikan khusus agama Islam ini mengalami beberapa kali perubahan nama. Mulai dari Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA), Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA), dan kini jadi MDTU (Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula. Berubah nama sedikit saja. Pada dasarnya masih lembaga pendidikan nonformal yang sama. Pesertanya berasal dari murid kelas I sampai IV SD.

mdtu as salam2

Dilanjutkannya, MDTU As Salam telah menghasilkan ratusan alumni. Bahkan sejumlah alumninya sudah ada yang menjadi dokter, hafiz Al-Qur’an, kuliah ke Turki, Mesir dan lainnya.

Sementara itu, Dr Non Syafriafdi selaku Ketua DKM Masjid As Salam dalam sambutannya mengatakan, akan selalu mendukung kemajuan MDTU di bawah binaan masjid ini. Di antaranya dengan menanggung iuran pendidikan bagi peserta yang berstatus anak yatim atau tidak mampu.

Juga telah menyelenggarakan program tambahan berupa Calistung. Program yang mengajarkan santri MDTU membaca, menulis dan berhitung (Calistung) bagi yang belum bisa.

Dosen Universitas Riau itu tak lupa pula mengucapkan terima kasih atas kepercayaan orang tua yang menyekolahkan anaknya di MDTU As Salam. Termasuk juga atas partisipasi dalam membiayai giat wisuda tersebut.

“Selain itu, biaya kegiatan ini juga ikut disupor dari dana masjid yang berasal dari infak para jemaah kita,” jelasnya.

mdtu-as-salam3

Pada bagian lain, Dr Zailani sebagai ketua yayasan dalam sambutannya mengingatkan tanggung jawab orang tua terhadap pendidikan agama anak. Selama di MDTU, tanggung jawab pendidikan agama termasuk kemampuan membaca Al-Qur’an diserahkan pada guru.

Sekarang saat anak menyelesaikan pendidikan selama 4-5 tahun di MDTU, tanggung jawab itu kembali ke orang tua. Karena itu, dosen UIN Suska Riau tersebut mengingatkan agar orang tua memberi perhatian dan jangan main perintah saja.

“Anak-anak kita saat kini tidak bisa main perintah. Orang tua harus bisa menjadi contoh, mengajak anak untuk beribadah,” ujar Ustaz Zailani lagi.

Kegiatan disemarakkan pula dengan pawai wisuda yang diiringi aksi drum band. Ada pula syarhil Qurán, dan rebana yang dilakoni para santri MDTU As Salam. Ditutup dengan sesi foto bersama dan saling bermaafan murid, orang tua dan guru.***    

 

Editor : Zulkifli Ali