TAHUN ISLAM 1448 H

Sosialisasi Mahasiswa Prodi Humas Umri di UPT SDN 026 Tapung

Tanamkan Sadar Bela Negara Sejak Usia Dini, Disambut Antusiasme Murid dan Pihak Sekolah

Riau Senin, 22 Juni 2026 - 01:18 WIB
Tanamkan Sadar Bela Negara Sejak Usia Dini, Disambut Antusiasme Murid dan Pihak Sekolah

Mahasiswa Prodi Humas Umri foto bersama para murid UPT SDN 026 Desa Sarigaluh sebagai peserta sosialisasi.

RIAUEDUKASI.COM, PEKANBARU – Mahasiswa Program Studi Hubungan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) melakukan sosialisasi di UPT SDN 026 Desa Sarigaluh, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar. Ini sebagai salah satu upaya untuk menanamkan kesadaran bela negara sejak usia dini.

Sosialisasi digelar pada Sabtu (20/6/2026). Kegiatan mengusung tema yang panjang, namun cukup inspiratif. Temanya, ”Waktu terbaik untuk memulai sesuatu adalah 5 tahun yang lalu. Tapi waktu kedua terbaik untuk membangun karakter generasi berjiwa nasionalisme yang berani adalah hari ini.”

Kegiatan dilaksanakan enam mahasiswa sebagai bagian dari tugas mata kuliah Kewarganegaraan dengan dosen pengampu Prima Wahyudi MIKom. Adapun anggota kelompok yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Andika Tri Satya (240502029/Ketua Kelompok), Abdul Hakim (240502022), Kelvin Zahya (240502025), Zulfan Arif (240502036), Abdillah Ghozy Surrendhra (240502042), dan Syahrul Akbar Rabbani Rafly (240502034).

Bela Negara Mulai dari Hal Kecil
Dalam pemaparan mereka, tim mahasiswa menjelaskan bahwa bela negara di tingkat dasar tidak melulu tentang mengangkat senjata. Melainkan dapat diwujudkan di lingkungan kelas dan sekolah.
Andika Tri Satya selaku perwakilan kelompok menjelaskan, anak-anak memiliki peran penting sebagai tunas bangsa yang harus berkarakter kuat.

BANNER HADIS NABI

”Bela negara bagi pelajar dapat diwujudkan dengan menghormati guru, berteman dengan baik sesama siswa, jujur dalam belajar, dan berkarakter yang baik,” jelas Andika.

Selain itu, mahasiswa juga menanamkan kecintaan terhadap tanah air melalui pengenalan simbol-simbol negara. Seperti Bendera Merah Putih dan burung Garuda, serta mengampanyekan pentingnya gerakan stop bullying untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

umri zulfan

Tanamkan Semangat Kebangsaan dan Persahabatan 
Dalam kegiatan ini, mahasiswa mengajak seluruh peserta untuk menerapkan nilai-nilai bela negara melalui tindakan sederhana. Antara lain 1) Menghormati guru dan menaati tata tertib sekolah, 2) Berteman dengan baik dan menghentikan perundungan (stop bullying), 3) Mengenal dan bangga pada simbol negara, yaitu bendera dan burung Garuda, 4) Belajar dengan tekun dan tidak mencontek.

Melalui kebiasaan-kebiasaan tersebut, diharapkan semangat cinta tanah air dan karakter positif dapat tumbuh serta berkembang dalam diri generasi muda sejak usia dini.

Generasi Berani Garda Terdepan
Andika Tri Satya, Abdul Hakim, Kelvin Zahya, Zulfan Arif, Abdillah Ghozy Surrendhra, dan Syahrul Akbar Rabbani Rafly menutup kegiatan dengan pesan inspiratif kepada seluruh peserta.

”Kalian adalah generasi penerus bangsa yang berani. Membangun karakter nasionalisme bisa dimulai hari ini dengan menjadi anak yang baik, saling menyayangi, dan menghargai jasa para pahlawan kita,” pesan mereka.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara mahasiswa dan para murid UPT SDN 026 Desa Sarigaluh sebagai bentuk kebersamaan dan kenang-kenangan atas terlaksananya kegiatan sosialisasi tersebut.

Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai bela negara dapat terus tertanam dalam diri generasi muda. Sehingga mampu menjadi pribadi yang berkarakter, berani, bertanggung jawab, dan siap berkontribusi bagi bangsa dan negara.

Antusiasme Murid UPT SDN 026 
Kegiatan berlangsung dengan suasana yang hangat dan interaktif. Para murid UPT SDN 026 terlihat antusias mengikuti sesi pemaparan materi, diskusi, dan tanya jawab yang disampaikan mahasiswa.

Berbagai pertanyaan diajukan peserta mengenai lambang negara dan cara menjaga kerukunan dengan teman. Mahasiswa kemudian memberikan contoh-contoh sederhana yang dapat dilakukan anak-anak untuk saling menghargai dan tidak melakukan perundungan.

Untuk menambah semangat peserta, mahasiswa juga mengadakan kuis ringan yang berkaitan dengan materi lambang negara yang telah disampaikan. Kegiatan ini membuat suasana menjadi lebih hidup dan menyenangkan.

Dukungan dari Pihak Sekolah
Pihak UPT SDN 026 Desa Sarigaluh menyambut baik kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan mahasiswa Hubungan Masyarakat ini. Menurut mereka, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk memberikan wawasan serta membentuk karakter anak-anak agar memiliki rasa peduli, disiplin, dan cinta tanah air.

Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan. Sehingga semakin banyak anak-anak yang memperoleh pemahaman mengenai pentingnya nilai-nilai kebangsaan, saling menghargai teman, dan menghindari perilaku bullying.***

Editor : Zulkifli Ali