Ini Jadwal SPMB 2026 Kota Pekanbaru, Alek: Ikuti Jalurnya, Tak Ada Lewat Belakang
RIAUEDUKASI.COM, PEKANBARU – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru segera membuka seleksi penerimaan siswa SMP dan murid SD untuk Tahun Ajaran 2026/2027. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini diselenggarakan berbasis daring (online) secara penuh guna mempermudah para orang tua calon peserta didik.
Disdik Pekanbaru membagi jadwal pendaftaran menjadi dua gelombang berdasarkan jenjang pendidikan. Untuk tingkat SMP pendaftaran dibuka terlebih dahulu pada tanggal 22-25 Juni 2026 melalui laman smp.SPMBpekanbaru.id.
Sementara itu, pendaftaran untuk tingkat SD pada tanggal 29 Juni hingga 1 Juli 2026 melalui situs resmi sd.SPMBpekanbaru.id.
Alek Kurniawan selaku Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Pekanbaru mengingatkan para orang tua agar mendaftarkan anak mereka secara resmi melalui sistem penerimaan mandiri yang telah disiapkan. Langkah ini diambil guna menutup celah praktik kecurangan dalam proses penerimaan siswa baru di lingkungan Disdik Pekanbaru.
"Proses pendaftaran dilakukan secara online dan objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan dan tanpa diskriminasi. Tidak perlu titip nama, tidak perlu melalui perantara, dan tidak ada jalur belakang," tegas Alek, Jumat (19/6/2026).
Dipaparkan Alek, seleksi masuk tingkat SMP disediakan 4 jalur pendaftaran; jalur domisili, prestasi, afirmasi, dan jalur mutasi. Khusus untuk jalur domisili, mekanisme seleksi tahun ini menggunakan kebijakan berbasis zonasi wilayah administrasi.
"Untuk jalur domisili, sekarang sistemnya berbasis kelurahan di sekitar sekolah bersangkutan. Bisa jadi 5 sampai 8 kelurahan di sekitar sekolah kita masukkan di domisili. Nanti rankingnya baru berdasarkan koordinat. Tapi yang utama berdasarkan basis kelurahan di sekitar sekolah," terangnya.
Sementara itu, untuk jalur prestasi, kuota seleksi akan dibagi menjadi dua kategori utama; prestasi akademik dan nonakademik. Jalur akademik dinilai melalui akumulasi prestasi kelas serta penggabungan nilai rapor dengan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA).
"Sedangkan nonakademik, ini bermacam-macam seperti ikut di kegiatan OSIS, kepramukaan, juara olimpiade, olahraga. Ini tentunya sesuai juknis (petunjuk teknis) yang sudah diatur oleh kementerian," Alek menambahkan.
Di sisi lain, Disdik Pekanbaru juga memberikan perhatian khusus pada aspek keadilan sosial melalui penyediaan jalur afirmasi dan mutasi. Jalur afirmasi ditujukan khusus bagi calon peserta didik dari keluarga tidak mampu berdasarkan data Desil atau pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat dari Desil 1 hingga Desil 5.
"Untuk jalur mutasi, ini lebih kepada jalur perpindahan tugas orang tua atau anak-anak yang pindah dari luar kota," paparnya.
Kabar baiknya, Pemko Pekanbaru juga menyiapkan solusi alternatif bagi calon siswa kurang mampu yang tidak terakomodasi di sekolah negeri akibat keterbatasan daya tampung. Disdik telah bersinergi dengan sejumlah sekolah swasta agar hak pendidikan anak-anak tersebut tetap terpenuhi.
"Selain itu, tingkat SMP kita juga ada kerja sama dengan beberapa sekolah swasta untuk menampung peserta didik kurang mampu. Nanti biaya pendidikan anak-anak selama tiga tahun kita gratiskan," ulas Alek.
Seleksi Tingkat SD
Proses seleksi untuk tingkat SD akan menerapkan mekanisme yang sedikit berbeda. Hanya membuka tiga jalur pendaftaran utama.
Jalur-jalur tersebut meliputi jalur domisili berbasis kelurahan, jalur mutasi perpindahan orang tua, serta jalur seleksi umur.
Penentuan kelulusan pada jalur terakhir akan mengacu sepenuhnya pada ketentuan batas usia minimal yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).***










