TAHUN ISLAM 1448 H

Pemko Pekanbaru Libatkan Kader PKK dan Posyandu Wujudkan Zero Putus Sekolah

Pekanbaru Rabu, 01 Juli 2026 - 20:35 WIB
Pemko Pekanbaru Libatkan Kader PKK dan Posyandu Wujudkan Zero Putus Sekolah

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar beserta istri masing-masing dalam satu acara PKK.

RIAUEDUKASI.COM, PEKANBARU – Kader PKK dan Posyandu selama ini telah menunjukkan peran bagi masyarakat. Kini, khusus di Kota Pekanbaru, mereka punya tugas tambahan yang juga mulia.

Tahun ini, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali menggandeng kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dan Posyandu dalam menjaring anak putus sekolah tahun ini.

Langkah ini sebagai upaya Pemko Pekanbaru dalam pemerataan akses pendidikan yang layak bagi anak di Pekanbaru.

"Agar tidak ada anak-anak di Kota Pekanbaru yang putus sekolah. Pekanbaru zero anak putus sekolah," tegas Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho, Selasa (30/6/2026).

BANNER SPMB SD BABUSSALAM

Agung menegaskan komitmennya agar seluruh anak-anak di Pekanbaru mendapatkan pendidikan yang layak. Ia menegaskan, tidak boleh ada anak-anak di Pekanbaru yang tidak sekolah.

Ia tidak menampik, dari beberapa temuan di lapangan masih ada anak-anak yang putus sekolah karena ijazah mereka ditahan di sekolah asal. Hal ini lantaran ada biaya sekolah yang belum diselesaikan.

"Seperti ada anak-anak ijazahnya yang ditahan di pesantren, terkadang ada yang seperti itu karena adanya tunggakan-tunggakan sekolah," terang Agung.

Masyarakat bisa melaporkan jika ada menemukan anak putus sekolah. Masyarakat bisa melaporkan ke kader PKK, kantor kelurahan, Posyandu di wilayah masing-masing.

Pemko nantinya akan mencarikan solusi terkait permasalahan anak tersebut, sehingga dapat bersekolah kembali.

"Kita ingin semua bergerak bersama-sama untuk menuntaskan zero anak putus sekolah di Pekanbaru," pungkasnya.***

Editor : Zulkifli Ali