TAHUN ISLAM 1448 H

Percepat Kemajuan Kota, Pemko Pekanbaru Pilih "Paris van Java" sebagai Mitra Strategis

Serba Serbi Kamis, 09 Juli 2026 - 18:15 WIB
Percepat Kemajuan Kota, Pemko Pekanbaru Pilih "Paris van Java" sebagai Mitra Strategis

Wako Pekanbaru, Agung Nugroho (kanan) dan Wako Bandung Muhammad Farhan foto bersama usai menandatangani kerja sama.

RIAUEDUKASI.COM, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memilih Kota Bandung sebagai mitra sekaligus percontohan dalam mempercepat kemajuan kota.  Ada banyak ketertarikan sekaligus manfaat yang diharapkan dari kota berjuluk Paris van Java itu.

Dijelaskan Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho, kerja sama tersebut mencakup berbagai sektor strategis. Mulai dari pelayanan publik, investasi, pemerintahan digital, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), penataan kawasan perkotaan, pengembangan ekonomi kreatif, hingga penguatan konektivitas antardaerah.

"Bandung merupakan salah satu kota yang memiliki banyak inovasi dan keberhasilan dalam tata kelola pemerintahan maupun pembangunan kota. Tentu banyak hal yang bisa kita pelajari dan kolaborasikan agar Pekanbaru terus berkembang dan mampu sejajar dengan kota-kota besar di Indonesia," kata Wako Agung.

Salah satu poin penting dalam pertemuan tersebut adalah dukungan terhadap rencana dibukanya kembali operasional Bandara Husein Sastranegara pada 17 September mendatang. Menurut Agung, momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk mendorong kembali dibukanya rute penerbangan langsung Pekanbaru - Bandung.

BANNER SPMB SD BABUSSALAM

"Kami menyambut baik dibukanya kembali Bandara Husein Sastranegara. Bersama Pemerintah Kota Bandung, kami berharap dapat mengusulkan kepada Kementerian Perhubungan, pengelola bandara, dan maskapai penerbangan agar rute langsung Pekanbaru-Bandung maupun Bandung-Pekanbaru dapat segera dibuka kembali," terangnya.

Menurut Agung, hadirnya penerbangan langsung akan mempermudah mobilitas masyarakat, pelaku usaha, mahasiswa, wisatawan, maupun aparatur pemerintah. Di saat yang sama, konektivitas tersebut akan membuka peluang kerja sama yang lebih luas di berbagai bidang.

"Bandung merupakan pusat pendidikan, ekonomi kreatif, perdagangan, dan pariwisata. Dengan akses yang semakin mudah, peluang kerja sama di bidang investasi, perdagangan, pendidikan, UMKM, ekonomi kreatif, Kesehatan. Sehingga pelayanan publik akan semakin besar dan memberikan manfaat bagi masyarakat kedua kota," jelasnya.

Di sisi lain, Pekanbaru juga diproyeksikan memperoleh manfaat melalui meningkatnya kunjungan masyarakat dari Jawa Barat yang akan berdampak pada sektor perhotelan, kuliner, hiburan, dan penyelenggaraan event. Ini akan mendorong peningkatan PAD.

Selain sektor pariwisata, kerja sama tersebut juga diharapkan mampu memperkuat rantai pasok perdagangan antara Sumatera dan Jawa. Dengan waktu tempuh yang lebih singkat, distribusi barang dan mobilitas pelaku usaha diyakini menjadi lebih efisien sehingga meningkatkan daya saing ekonomi kedua daerah.

Agung menambahkan, Pemko Pekanbaru juga berkomitmen memberikan kemudahan bagi investor dan pelaku usaha asal Bandung yang ingin berinvestasi di Pekanbaru melalui sistem perizinan digital yang cepat, mudah, transparan, dan memberikan kepastian layanan.

Tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, kerja sama tersebut juga menjadi sarana bagi Pemko Pekanbaru untuk mempelajari berbagai keberhasilan Kota Bandung dalam membangun daerah.

Beberapa di antaranya strategi peningkatan PAD, pengelolaan kawasan bersejarah, penataan taman kota dan ruang terbuka hijau (RTH). Juga penataan jaringan utilitas dan kabel optik, serta pengembangan pemerintahan digital dan pelayanan publik yang inovatif.

Kedua pemerintah daerah juga berkomitmen memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, kesehatan, serta pelayanan publik. Termasuk mendorong kemudahan akses layanan bagi warga Pekanbaru yang sedang berada di Kota Bandung, khususnya mahasiswa.

Agung menegaskan, penandatanganan MoU ini bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi langkah nyata membangun jejaring antardaerah untuk mempercepat kemajuan Kota Pekanbaru.

"Melalui kolaborasi ini, kami ingin membawa Pekanbaru semakin maju, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, memperkuat ekonomi daerah, memperluas investasi, membangun konektivitas yang lebih baik, dan mewujudkan Pekanbaru yang setara dengan kota-kota besar di Indonesia," paparnya.

Muhammad Farhan selaku Wali Kota Bandung, menyambut baik kerja sama ini. Menurutnya, kolaborasi antarkota merupakan langkah penting untuk saling bertukar pengalaman, inovasi, dan mempercepat pembangunan daerah.

Farhan yang juga dikenal sebagai artis dan pembaca acara ini, mengaku mengikuti berbagai perkembangan yang dilakukan Pemko Pekanbaru di bawah kepemimpinan Agung Nugroho.

"Kami mengapresiasi berbagai inovasi yang dilakukan Pemerintah Kota Pekanbaru. Kami mendengar banyak program yang mendapat sambutan baik dari masyarakat. Ini menunjukkan semangat perubahan yang sangat baik. Tentu banyak hal yang bisa kita pelajari satu sama lain melalui kerja sama ini," ujar Farhan.

Ia menilai berbagai inovasi dan program yang dijalankan mendapat respons positif dari masyarakat serta menunjukkan komitmen kuat dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

Dengan penandatanganan MoU tersebut, dirinya berharap tidak berhenti sebagai seremoni semata, melainkan ditindaklanjuti dengan berbagai program konkret yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua kota. Termasuk mendorong pembukaan kembali rute penerbangan langsung Pekanbaru - Bandung sebagai penguat konektivitas dan kerja sama di berbagai sektor.***

Editor : Zulkifli Ali