TAHUN ISLAM 1448 H

Inspirasi dari Maryanti, Wisudawati Terbaik S1 UNY 

Totalitas Kuliah, Prestasi, Bisnis Lewat Manajemen Waktu dan Prioritas

Nusantara Selasa, 30 Juni 2026 - 11:23 WIB
Totalitas Kuliah, Prestasi, Bisnis Lewat Manajemen Waktu dan Prioritas

Maryanti, wisudawati S1 Terbaik UNY Periode IV Tahap II Tahun Akademik 2025/2026, bersama orang tuanya.(Foto: laman resmi UNY)

RIAUEDUKASI.COM, YOGYA - Maryanti tak sekadar meraih gelar sarjana pendidikan S1 di jurusun Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri Yogyakarta. Dia juga layak menjadi inspirasi berkat mengukir sejumlah prestasi selama kuliah.

Maryanti dinobatkan sebagai lulusan terbaik jenjang S1 pada Wisuda UNY Periode IV Tahap II Tahun Akademik 2025/2026 dengan IPK 3,98.

Penerima beasiswa KIP Kuliah itu juga berhasil menerbitkan artikel ilmiah pada jurnal Sinta 4. Artikelnya berjudul Hypotetical Learning Trajectory dalam LKPD RME Berbasis Etnomatematika "Dakon" Materi Perkalian Bilangan Cacah. 

Namun masa kuliah Maryanti tidak hanya dihabiskan untuk belajar. Ia juga membagi waktunya dengan bekerja dan mengembangkan usaha.

BANNER SPMB SD BABUSSALAM

Ia merintis usaha bimbingan belajar, toko alat tulis, dan mini percetakan di rumah.

"Sering kali saya harus membagi waktu antara mengerjakan tugas kuliah, bekerja, dan mengurus usaha," ungkapnya dalam laman UNY dikutip Jumat (26/6/2026).

"Tidak mudah. Tetapi saya percaya semua bisa dijalani dengan disiplin dan komitmen," lanjut perempuan asal Sidorejo, Kemalang, Klaten, Jawa Tengah itu.

Tantangan Selama Kuliah
Maryanti mengaku tantangan terbesar selama kuliah adalah beradaptasi dengan sistem pembelajaran. Sistem yang menuntut kemampuan berpikir kritis, kemandirian, dan manajemen waktu yang baik. 

Tapi bukan dijadikan beban. Maryanti memilih menjadikannya sebagai pemacu semangat.

"Setiap tantangan selama kuliah saya jadikan motivasi untuk terus berkembang, meningkatkan kedisiplinan, dan memperkuat semangat dalam mencapai tujuan," ujarnya.

Maryanti yakin kunci keberhasilannya terletak pada kemampuan mengelola waktu. Ia terbiasa menyusun prioritas pekerjaan, menyelesaikan tugas secara bertahap, dan menjaga keseimbangan antara aktivitas akademik, pekerjaan, dan waktu bersama keluarga.

Di balik kegigihannya, terdapat dukungan keluarga yang senantiasa menguatkan. Putri pasangan Jemino dan Rini itu menyebut doa, motivasi, serta pengorbanan orang tua adalah sumber kekuatan yang membuatnya mampu melewati berbagai tantangan.

Setelah meraih gelar sarjana, Maryanti berharap ilmu dan pengalaman yang diperolehnya dapat bermanfaat. Ia ingin terus berkontribusi di bidang pendidikan dan mengembangkan usaha agar dapat membantu masyarakat.(detikedu)***

Editor : Zulkifli Ali