BANNER IDUL FITRI

Pelalawan

Antusiasme Pelajar Pangkalan Kerinci Ikuti Edukasi Hulu Migas di Helat Pelalawan 2024

Daerah Jumat, 11 Oktober 2024 - 15:17 WIB
Antusiasme Pelajar Pangkalan Kerinci Ikuti Edukasi Hulu Migas di Helat Pelalawan 2024

RIAUEDUKASI.COM - Puluhan siswa dari tiga sekolah dari jenjang yang berbeda di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, terlihat antusias mengikuti kegiatan edukasi tentang industri hulu migas di stand SKK Migas – KKKS Pelalawan, Kamis (10/102024). EMP Bentu Limited menjadi host pada rangkaian kegiatan Helat Pelalawan 2024 yang memasuki hari ketiga itu.

Lembaga pendidikan yang mengikuti edukasi di dalam stand tersebut antara lain SDIT Al-Bayan Pangkalan Kerinci, SMP IT Al-Huda Pangkalan Kerinci dan SMAN Bernas Binsus Pangkalan Kerinci. Secara bergantian, para siswa yang didampingi sejumlah guru mengikuti kegiatan tersebut dengan tertib.

Tampil sebagai pemateri dari EMP Bentu Limited antara lain Production Superintendent Dadi Mulyadi dan CSR Officer Ismulyadi serta Production Support Assistant, Ade Wahyu Muchtar, yang didampingi beberapa pekerja lainnya.

Kepada siswa SMAN Bernas Binsus, Dadi Mulyadi memaparkan tentang sejarah ditemukannya minyak bumi yang diawali dari negeri China sejak 2.000 tahun lalu. Minyak bumi kemudian secara perlahan-lahan makin dikenal manusia.

BANNER DUKA ZUM

Di Indonesia sendiri, sumur minyak bumi pertama ditemukan di daerah Pangkalan Brandan, Provinsi Sumatra Utara, tepatnya pada 15 Juni 1885 oleh  Aeliko Janszoon Zijlker. Sumur tersebut kemudian dinamakan Telaga Tunggal I. 

Penemuan sumur minyak pertama di Nusantara ini berjarak sekitar 26 tahun dari penemuan sumur minyak komersial pertama di dunia pada 27 Agustus 1859 di Titusville, negara bagian Pennsylvania, Amerika Serikat, yang diprakarsai Edwin L Drake dan William Smith dari Seneca Oil Company.

Selanjutnya Dadi juga memaparkan tentang proses terbentuknya minyak dan gas bumi, bagaimana cara menemukan dan memproduksi minyak dan gas bumi serta berbagai teknik pengeboran untuk mendapatkan minyak dan gas bumi.

Kepada siswa juga disampaikan bahwa gas yang dihasilkan oleh EMP Bentu Limited saat ini dipergunakan oleh sejumlah industri strategis nasional seperti untuk pembangkit listrik, industry pulp and paper serta Jaringan Gas Kota yang beberapa tahun lalu sudah dinikmati masyarakat di Pangkalan Kerinci.

“Jika adik-adik di rumahnya sudah ada yang dialiri oleh gas melalui jaringan pipa sehingga tidak perlu lagi antri untuk mendapatkan tabung gas elpiji, gas tersebut berasal dari EMP Bentu,” ujar Dadi. (sa)

Laporan : Saiful Azim
Editor : Eka