PPDB Lancar, SMAN 1 Tambang Proyeksi Terima 252 Siswa
KAMPAR (DPPR) – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA dan SMK di Provinsi Riau resmi dimulai sejak 24 Juni 2024 lalu. Kegiatan yang dilakukan secara online ini juga disertai dengan masa pra PPDB sepekan sebelumnya. Dewan Pendidikan Provinsi Riau (DPPR) langsung melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap kegiatan tahunan ini di beberapa kabupaten dan kota se-Riau.
Di Kabupaten Kampar, misalnya Tim DPPR yang terdiri dari H Fithriady Syam dan Aiden Yusti mendatangi SMAN 1 Tambang. Di sekolah ini, Kepsek Drs Khairullah MPd menjelaskan proses PPDB yang tengah berlangsung di sekolahnya. Dia menyebut 2024 ini akan menerima 252 siswa baru yang akan mengisi tujuh kelas.
‘’Kami mendata di sekitar SMAN 1 Tambang ini ada 14 MTs dan SMP. Mereka akan diseleksi dengan Juknis yang sudah ditetapkan Pemprov Riau melalui Dinas Pendidikan. Yang penting anak-anak di sekitar lokasi ini harus bisa sekolah,’’ katanya disela-sela penerimaan PPDB.
Hal yang menarik di SMAN 1 Tambang ini adalah Jalur Zonasi, sebab sekolah ini berbatasan dengan Kota Pekanbaru dengan Kabupaten Kampar, sehingga terdapat wilayah campuran yang dikenal dengan desa Irisan yang bisa digunakan calon peserta didik secara bersama untuk melaksanakan Jalur Zonasi.
‘’Ini memang jadi perhatian khusus. Sekolah ini berbatasan dengan Pekanbaru dan ada juga sekolah lainnya yang berdekatan. Jadi mereka bisa pilih sesuai dengan keinginan. Untuk itu kami menyiapkan panitia PPDB yang akan membantu orangtua dan calon siswa yang menghadapi kendala soal itu. Kami stand by setiap hari di sekolah,’’ sebut alumni Unri ini.
Dalam pada itu, Sri Wahyuni salah seorang calon peserta yang ditemui DPPR menyebut dirinya memang datang bersama orangtua untuk mendaftar di SMAN 1 Tambang ini. ‘’Kadang mendaftar secara online di rumah ada kendala, makanya datang langsung. Di sini ada panitia yang membantu mendaftarkan secara langsung. Saya pilih sekolah ini karena memang terbaik dalam Zonasi yang ada,’’ ungkap.
Begitu juga dengan Amanda, salah seorang tamatan MTs. Saat ditemui Tim DPPR, apakah ada kendala dengan website resmi yang sudah diluncurkan Pemprov Riau? Dia mengatakan bahwa sejauh ini tidak ada kendala. ‘’Walaupun sudah melihat secara online website, tapi kami tetap datang ke sini saja. Sebab dibantu untuk upload file-file dan terasa lebih puas dan juga bertemu dengan kawan-kawan lainya,’’ sebutnya.
Melihat hal itu, anggota DPPR Fithriady Syam mengatakan pihaknya memang mendalami masalah-masalah teknis yang ada di PPDB 2024 ini. ‘’Kita ingin melihat secara langsung realitas yang terjadi saat PPDB berlangsung. Apalagi daerah ini berbatasan. Khusus soal Juknis yang ditetapkan, harus bisa direalisasikan secara transparan. Meski banyak tamatan SMP dan MTs di sekitar ini, kita berharap tidak ada siswa yang putus sekolah,’’ lanjutnya.
Senada dengan itu, Aiden Yusti menyebut pelaksanaan PPDB di wilayah ini memang berjalan lancar. ‘’Kita memang mengecek simpul-simpul masalah PPDB yang bisa muncul. Sejauh tidak ada masalah di SMAN 1 Tambang ini. Pihak sekolah juga sudah melakukan pertemuan dengan beberapa Kepsek SMA melalui rakor MKKS. Prinsipnya jika masing-msing sekolah taat dan konsisten dengan Juknis yang ada, maka kendala kekurangan siswa bisa diatasi. Selain itu panpel PPDB juga bisa ditemui secara langsung oleh orangtua dan calon siswa jika ada masalah,’’ ungkapnya. (FS/Eka)










