MoU Soal Pendidikan dengan MKKS SMA dan SMK se-Kota Dumai Diteken
Rektor Unilak Prof Dr Junaidi melakukan penandatangan Kerjasama dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA dan SMK di Kota Dumai.
DUMAI (DPPR) – Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Riau (DPPR) Prof Dr Junaidi yang juga Rektor Universitas Lancang Kuning (Unilak) melakukan penandatangan Kerjasama dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA dan SMK di Kota Dumai.
Rektor Universitas Lancang Kuning Riau (Unilak) Prof Dr Junaidi melakukan penandatangan Kerjasama dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA dan SMK di Kota Dumai.
Dukungan yang diberikan untuk sekolah baik negeri maupun swasta yang ada di kota Dumai ini adalah bentuk komitmen Unilak dalam memajukan dunia pendidikan.
Penandatanganan MKKS SMA dilakukan oleh ketua Rafles SPd dari SMAN 1 Dumai, sementara untuk MKKS SMK dilakukan oleh Juzmilita SPd MIP berasal dari SMKN 3 Dumai.
Rektor Unilak Prof Dr Junaidi mengatakan ada 15 bidang kerjasama yang dilakukan dengan MKKS di kota Dumai. Ini merupakan bagian dari peningkatan Tri Darma Perguruan Tinggi. Komitmen Unilak sangat jelas untuk memajukan pendidikan di Riau, Dumai adalah kota besar, maju, dan punya banyak perusahaan, tentu ini merupakan peluang bagi anak anak Dumai, dan harus disiapkan sejak bangku SMA/SMK. Tentunya dengan peningkatan kompetensi, siswa akan semakin dapat berkompetisi.
" Kerjasama berkaitan bidang pengembangan kompetensi kepala sekolah, pengembangan aplikasi sekolah e-office, penyelarasan kurikulum muatan lokal, membantu guru dalam penulisan jurnal sebagai syarat naik pangkat, pelatihan kepemimpinan siswa, pelatihan guru BK, memfasilitasi siswa dan guru untuk lanjut kuliah,” ujar Prof Dr Junaidi yang juta Ketua Dewan Pendidikan Riau.
Sementara itu, Ketua MKKS SMA Dumai, Rafles menyambut baik terlaksanannya MoU dengan Universitas Lancang Kuning. Ini merupakan langkah maju dan positif bagi insan pendidikan di kota Dumai.
"Kami siap menggandeng Unilak untuk program-program sekolah di era digital, dan sepakat untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan dengan melanjutkan kuliah di Unilak baik guru untuk S2 dan siswanya, pelatihan penulisan jurnal juga sangat membantu guru guru, karena ini berkaitan pesyaratan kepangkatan,” ujar Rafles. (Eka/rls)










