BANNER HARDIKNAS 2026

Dua Sekolah dan 3 Rumah Warga Rusak Parah, Kerugian Diperkirakan Lebih dari Rp5 Miliar

Bengkalis Senin, 08 Juni 2026 - 23:45 WIB
Dua Sekolah dan 3 Rumah Warga Rusak Parah, Kerugian Diperkirakan Lebih dari Rp5 Miliar

Penampakan terkini SMPN 1 Bandar Laksamana yang menjadi korban terparah akibat dilanda angin puting beliung dahsyat.

RIAUEDUKASI.COM, BUKIT BATU — Data kerusakan masif akibat angin puting beliung di Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, datang dari kepolisian. Dipastikan, bangunang yang menjadi korban terdiri atas dua unit sekolah dan tiga unit warga setempat. 

SMPN 1 Bandar Laksamana yang terdampak paling parah, merusak tiga gedung belajar yang berisi sembilan ruang kelas, laboratorium IPA, gudang, dan perpustakaan. 

Selain itu, ruang baca, rumah dinas guru, mushala, serta ruang kepala sekolah dan guru ikut porak-poranda. Estimasi kerugian materiil mencapai sekitar Rp5 miliar.

Sementara itu, dampak kerusakan di TK Negeri 1 Bandar Laksamana menyasar pada satu gedung belajar yang terdiri dari dua ruang kelas. Sedang taksiran kerugian mencapai Rp30 juta. 

BANNER HADIS NABI

Di sisi lain, tiga rumah warga setempat juga dilaporkan mengalami kerusakan struktur. Terutama pada bagian atap dan dinding akibat hantaman langsung angin kencang serta material bangunan yang beterbangan di udara.

Beruntung tidak terdapat korban jiwa dalam bencana alam itu. Kendati demikian, pihak berwenang mencatat adanya satu warga yang mengalami luka ringan. Korban atas nama Ruziana dilaporkan menderita luka sayat pada bagian jari akibat terkena serpihan atap seng yang beterbangan secara liar saat pusaran angin puting beliung melintasi rumahnya.

Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, melalui Kasi Humas Polres Bengkalis, Aipda Juliandi Bazrah SPd menjelaskan, personel kepolisian langsung disiagakan di area bencana. Langkah cepat ini diambil untuk melakukan pengamanan ketat serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna menjaga situasi pascabencana tetap kondusif.

“Atas arahan Kapolres Bengkalis, Kapolsek Bukit Batu bersama Bhabinkamtibmas terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa untuk mengimbau masyarakat agar tidak mengambil barang inventaris milik sekolah yang terdampak bencana," ujar Aipda Juliandi Bazrah pada Ahad (7/6/2026).

"Personel juga membantu pihak sekolah menjaga keamanan lingkungan dan mengantisipasi tindakan yang dapat merugikan sekolah maupun mengganggu ketertiban masyarakat,” lanjutnya.

Selain fokus pada pengamanan aset dan lokasi, personel dari Polsek Bukit Batu juga dikerahkan untuk membantu membersihkan material puing seng yang berserakan di badan jalan lintas. Langkah sterilisasi ini dinilai krusial guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas bagi pengendara yang melintas serta menghindari gangguan keamanan lainnya.

Hingga Ahad siang, warga setempat bersama para pelajar dan aparat gabungan masih bahu-membahu bergotong royong membersihkan sisa-sisa puing kerusakan di lokasi. Secara umum, situasi keamanan di Desa Api-Api dilaporkan berada dalam keadaan aman dan kondusif, meskipun kondisi cuaca di wilayah Bandar Laksamana saat ini masih diguyur hujan ringan dan angin.

Berdasarkan data kronologi di lapangan, angin kencang terdeteksi datang dari arah laut menuju daratan dengan disertai awan gelap pekat. Embusan tersebut kemudian berkembang menjadi pusaran angin puting beliung yang bergerak cepat melintasi kawasan SMPN 1 Bandar Laksamana, TK Negeri 1 Bandar Laksamana, hingga menyapu area permukiman padat penduduk di sekitarnya.***
 

Editor : Zulkili Ali