TAHUN ISLAM 1448 H

Pekanbaru

Terima 540 Siswa, SMKN 1 Bangkinang Bantu Siswa Daftar PPDB

Daerah Kamis, 27 Juni 2024 - 12:43 WIB
Terima 540 Siswa, SMKN 1 Bangkinang Bantu Siswa Daftar PPDB

KAMPAR (DPPR) – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tingkat SMAN dan SMKN terus berlanjut sejak dibuka 24 Juni 2024 lalu. Guna melihat dari dekat realita yang terjadi, Dewan Pendidikan Provinsi Riau (DPPR) melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) di beberapa kabupaten dan kota se-Riau. Salah satunya di SMKN 1 Bangkinang, Kabupaten Kampar, Senin (24/6/2024).

Kehadiran anggota DPPR yang terdiri dari Fithriady Syam dan Aiden Yusti ini diterima langsung Kepala SMKN 1 Bangkinang Yusrin MPd, Eric Pujangga SPd (Waka Kesiswaan yang juga Ketua Panitia PPDB 2024), Ardi Arizona SPd (Operator PPDB). Setelah melakukan diskusi, Tim DPPR melihat langsung proses pendaftaran yang dilakukan orangtua dan calon siswa.

Anggota DPPR Fithriady Syam menyebut pihaknya ingin memastikan pelaksanaan PPDB 2024. ‘’Dinas Pendidikan sudah melakukan sosialisasi PPDB ini. Cuma realitas yang ada di lapangan, itu yang mau dilihat Dewan Pendidikan secara langsung. Baik aplikasi, website yang digunakan, maupun aspirasi lainnya dari orang tua, siswa dan panitia PPDB,’’ katanya. 

Begitu pula Aiden Yusti, dia menilai meskipun kegiatan PPDB ini kegiatan tahunan. Tapi kondisi masing-masing daerah juga berbeda. ‘’Ada sekolah yang ramai pendaftar, ada pula sekolah yang sepi peminat. Lalu, ada pula beberapa problem dalam Zonasi dan beberapa jalur PPDB lainnya. Kami ingin mendapatkan masukan langsung, sehingga bisa memberikan laporan dan rekomendasi kepada Pemerintah Provinsi Riau untuk perbaikan di masa datang,’’ ungkapnya.

BANNER SPMB SD BABUSSALAM

Dalam penjelasa pihak sekolah, SMKN 1 Bangkinang sudah menerima Juknis PPDB 2024 yang ditetapkan Dinas Pendidikan Riau dan sudah menjalankan proses tersebut. Sejauh ini kendala pada website PPDB tidak ditemukan sejak pra PPDB sepekan lalu. Cuma aplikasi ini, masih dianggap memiliki kekurangan dalam hal pembidangan minat bakat dan uji buta warna yang belum ada.

‘’Kami memperoyeksikan PPDB 2024 ini menerima 540 siswa. Cuma saja ada beberapa jurusan yang memerlukan uji minat bakat dan uji buta warna. Kami merasa perlu untuk uji ini, sebab ada beberapa jurusan yang sangat memerlukan. Ini tidak ada pada aplikasi yang ada. Jadi kami harus lakukan secara manual, walaupun waktu yang dibutuhkan cukup lama,’’ sebut Eric Pujangga, Ketua PPDB SMKN 1 Bangkinang.

Antusias siswa yang mendaftar di SMKN 1 Bangkinang ini cukup tinggi. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya siswa yang sudah mendaftar sejak pagi harinya, terutama jurusan Teknik Komputer Jaringan dan Teknik Sepeda Motor.
‘’Memang setiap tahun kuota pendaftar selalu berlebih. Tahun lalu mencapai 700 orang, sementara yang diterima 540 siswa yang terbagi dalam untuk lima belas rombel. Untuk itu, kami sudah siapkan 75 orang panitia yang siap memberikan bantuan untuk mendaftar pada loket-loket per jurusan. Sebab hampir 70 persen langsung datang ke sekolah ini,’’ lanjutnya di salah satu ruangan PPDB di sekolah ini.

Salah seorang siswa yang ditemui Tim DPPR menyebut dirinya bersama orangtua memang langsung datang ke sekolah. Siswa tamatan MTs Kampar ini dipandu untuk mengupload file-file dan melihat koordinat tempat tinggal. ‘’Iya pak kami diberi kemudahan, kalau ada kendala, kami bisa bertanya secara lansung. Sebab banyak juga file yang dimasukan,’’ kata Kurnia Ramadhan. 

Kepsek SMKN 1 Bangkinang Yusrin menjelaskan pihaknya juga menerima secara khusus siswa yang difabel yang punya keterbatasan khusus. Ini mengakomodir mereka untuk terus bisa belajar. ‘’Ya kita terima mereka, walau dengan keterbatasan. Ada beberapa jurusan yang disiapkan. Menerima kelompok Disabilitas ini sudah jadi komitmen pemerintah, ya harus kita laksanakan,’’ jelasnya. 

Lebih jauh, dia juga mengungkapkan walaupun sekolah ini cukup banyak peminatnya, tapi sesuai dengan regulasi anti pungli tetap akan dipegang teguh. ‘’Semua kan sudah online, jadi bisa dipantau masyarakat secara luas. Semua ini diseleksi secara terbuka. Kami rasa tidak ada pugli itu,’’ lanjutnya lagi. (FS/Eka)

Laporan : EKA
Editor : Eka